Bagian-Bagian Printer Epson L360

A. Bagian-bagian dari printer Epson L360

Epson L360 dirancang untuk ruangan yang cukup kecil, sehingga printer ini tampaknya tidak ada masalah jika anda memiliki sebuah ruangan sederhana dirumah atau dikantor. Dengan desain yang cukup kompak, ia memiliki berat sekitar 4.4 Kg, panjang 48 cm, tinggi 14.5 cm dan lebar 30 cm.
Ada 4 tombol utama pada Epson L360, 
yakni :
a. Tombol Power : Untuk menyalakan dan mematikan perangkat.
b. Tombol kedua disebelah kanan Power untuk proses copy dengan dasar hitam putih.
c. Tombol ketiga untuk proses copy dengan dasar warna.
d. Tombol terakhir merupakan tombol untuk menghentikan proses operasi. anda juga bisa memakai tombol ini untuk menjalankan head cleaning (dengan menahan tombol selama 3 detik)
Dibawah tombol, anda akan melihat sebuah lampu led kecil yang menunjukan status tinta printer dan indikasi jika printer macet atau habis kertas.Disisi kanan, anda akan melihat sebuah tabung ink tank yang cukup besar untuk tempat tinta dengan 4 buah tinta didalamnya (CMYK). Epson botol tinta asli ini diformulasikan untuk memberikan kualitas cetak dengan volume tinggi khususnya untuk printer L-series. Setiap botol secara individual disegel untuk memastikan kemurnian tinta dan dilengkapi dengan “cara mudah” yang dirancang bagi anda saat akan mengisi ulang tinta tanpa harus mengalami proses yang cukup rumit. Printer L360 ini ditentukan untuk kertas A4 dengan jumlah maksimal yang bisa ditumpuk pada tray untuk sekali print hingga 80 lembar(80 gsm) dan 100 lembar untuk jenis kerta A4 70 gsm, sedangkan untuk kertas photo, jumlah maksimal yang bisa ditumpuk maksimal hingga 20 lbr.
Konektivitas
Epson L360 dilengkapi dengan sebuah AC inlet untuk kebutuhan daya dan sebuah USB 2.0 untuk kabel data antara perangkat dengan komputer atau laptop.
Scanner dan Copy
L360 memiliki sebuah scanner dengan tingkat maksimum scan area 216 x 297 mm dimana ini juga berfungsi sebagai media untuk proses copy dokumen. Scanner ini memiliki sensor dengan tipe CIS dan tipe scanner Flatbed Colour image scaner, sehingga anda bisa melakukan proses scanner dengan media warna apa saja tanpa harus terkendala untuk warna-warna tertentu. Scanner ini memiliki ketajaman hingga 1200 Dpi, dengan kecepatn scan untuk dokumen warna hingga 33 detik. Sedangkan untuk dokumen hitam putih, kecepatan scan bisa mencapai 11 detik dengan area maksimal 216 x 297 mm.Untuk proses copy, jika dokumen yang akan anda cetak memiliki hitam putih, kecepatan yang dihadirkan untuk proses ini hanya 5 detik sedangkan untuk warna bisa mencapai waktu 10 detik dengan area maksimal A4. Hanya sayangnya, proses copy untuk jumlah tertentu harus dilakukan secara manual, dengan tingkat maksimal untuk proses otomatis hanya 20 copy.Kinerja
Epson L360 memiliki metode printing On-demand inkjet, dimana klasifikasi teknologi cetak inkjet saat meneteskan tinta yang dikeluarkan dari kepala cetak hanya bila diperlukan. Selain itu, L360 juga memiliki Print Direction baik itu Bi-directional printing maupun Uni-directional printing.Epson L360 memiliki maksimum resolusi hingga 5760 x 1440 dpi (dengan bentuk ukuran yang bervariasi) yang cukup layak. Dalam pencetakan, DPI (dots per inch) mengacu pada resolusi output dari printer atau imagesetter, dan PPI (pixel per inch) mengacu pada resolusi masukan dari sebuah foto atau gambar. Kecepatan yang dimiliki printer L360 pada setiap jenis kertas yang berbeda, diantaranya :
a. Text – Memo maksimal A4 (halaman per menit): Sekitar 33 ppm(Hitam putih)/ 15 ppm (warna)
b. Photo Draft – 10×15 cm/4×6″ : Sekitar 27 detik per photo (termasuk border)
c. Photo Default : Sekitar 69 sec per photo (termasuk Border) bisa mencetak dokumen hingga 7500 halaman untuk warna dan 4500 untuk hitam putih. Dan anda perlu jenis tinta seri T6641- 44 untuk jenis tinta pada L360 ini.Printer ini mampu bekerja dengan sistem operasi baik itu Windows 7, 8.1 maupun Windows 10 yang terbaru. Dan ia pun tersedia untuk dukungan pada perangkat Mac, termasuk Mac Os X terbaru.
Konsumsi Daya
Epson L360 Bekerja pada voltase 220-240V dengan tingkat frekuensi 50 – 60 Hz. Saat berkerja seperti proses printing, scanning maupun meng-copy berbagai dokumen, printer ini mengkonsumsi daya maksimal hingga 13W, dan ini cukup irit mengingat kinerja yang dihasilkan sangat besar.Sedangkan saat Stanby, ketika ia tidak bekerja, L360 akan mengkonsumsi daya hanya 3.8W dan saat mode sleep, ia hanya mengkonsumsi daya 0.8W.

B. Bagian-bagian dari hardisk 
Hardisk merupakan sebuah rangkaian dari beberapa komponen atau bagian secara keseluruhan yang kemudian menjadi satu kesatuan fungsi yaitu sebagai penyimpanan data. Berikut ini merupakan bagian-bagian dari hardisk.

a. Cover Mouting Holes (Cover not shown)
Bagian pada hardisk yang berfungsi sebagai lubang sebagai tempat sekrup untuk memasang tutup hardisk.
bBase Casting
Merupakan bagian hardisk yang berfungsi untuk meletakkan atau merangkai bagian-bagian hardisk dalam satu kesatuan yang umumnya terbuat dari bahan logam solid yang dicetak.

c. Actuator Arm
Bagian hardisk yang berfungsi sebagai lengan mekanik yang menggerakkan untuk membaca atau menulus data pada piringann magnetik. Bahan yang biasanya dipakai adalah lempengan logam yang kuat tapi sangat ringan sehingga mudah untuk digerakkan.
d. Actuator Axis
Merupakan bagian hardisk yang berfungsi sebagai poros pergerakkan lengan mekanik.
e. Actuator
Actuator bagian dari hardisk berupa blok logam yang bersifat magnetik, yang didalamnya terdapat penggerak lengan mekanik.
f. Spindle
Spindle merupakan bagian dari hardisk yang berfungsi sebagai mesin pemutar piringan pasa saat hardisk beroperasi. Ketika tutup spindle dibuka akan tampak kumparan berupa lilitan kabel melingkar yang bersifat magnetik.
g. Slider (and Head)
Bagian dari hardisk yang berfungsi untuk membaca dan menulis data pada piringan magnetik.
h. SCSI Interface Conector
Bagian ini berupa kabel ATA/IDE yang berfungsi sebagai konektor untuk menghubungkan hardisk ke motherboard.

i. Jumper Pins
Merupakan bagian hardisk berupa rangkaian pin logam yang berfungsi sebagai tempat pengaturan posisi pembacaan hardisk pada komputer.
j. Jumper
Jumper berfungsi sebagai pengatur hubungan antar pin.
k. Power Conector
Power conector berfungsi sebagai menghubungkan sumber listrik ke hardisk.
l. Tape Seal
Tape seal bagian dari hardisk berupa pita segel yang berfungsi sebagai pelindung jaminan dari kerusakan.
m. Ribbon Cable
Ribon cable berupa kabel tipis yang digunakan untuk menghubungkan head papan logic berupa rangkaian eletronik dibagian bawah hardisk.
n. Platters
Bagian hardisk berupa piringan yang terbuat dari logam sebagai media penyimpanan data.
o. Case Mouting Holes
Bagian hardisk yang berupa lubang tempat sekrup untuk pemasangan pada komputer.
p. Circuit Board
Bagian dari hardisk yang berupa papan rangkaian eletronik untuk mengoperasikan hardisk.

Itulah beberapa bagian yang ada pada komponen hardisk, Semoga bermanfaat.

C.Komponen-Komponen Power Supply

A. Pengertian power supply

Pengertian power supply atau pencatu daya adalah sebuah alat elektronik yang berfungsi memberikan tegangan dan arus listrik pada komponen-komponen lainnya.Pada dasarnya power supply membutuhkan sumber listrik yang kemudian diubah menjadi sumber daya yang dibutuhkan oleh berbagai perangkat elektronik lainnya.Arus listrik yang disalurkan oleh power supply ini adalah jenis arus bolak-balik (AC).Namun karena kelebihan dari power supply ini, maka alat ini juga dapat mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC).Hal ini disebabkan karena komponen hanya dapat melakukan pergerakan pada satu aliran listrik.

b.Mengenal Jenis Power Supply Berdasarkan Klasifikasinya.

Macam-macam power supply
Power Supply dibedakan menjadi 3 klasifikasi yaitu dibedakan berdasarkan fungsinya, mekanikal dan juga berdasarkan metode konversinya.
Beberapa penjelasan singkat mengenai jenis-jenis power supply berdasarkan klasifikasinya:
1. Jenis Power Supply Berdasarkan Fungsinya
Berdasarkan fungsi atau kegunaanya, jenis-jenis power supply dibedakan menjadi beberapa diantaranya adalah :
* Regulated Power Supply
Jenis power supply yang satu ini dapat menjaga kestabilan pada tegangan dan arus listrik. Meskipun terdapat perubahan variasi pada beban maupun sumber listrik sekalipun.
*Unregulated Power Supply
Power supply jenis ini merupakan power supply yang tegangan atau arus listriknya dapat berubah ketika terjadi perubahan pada beban maupun sumber listriknya.
* Adjustable Power Supply
Power supply yang arus dan tegangannya dapat diubah dan diatur sesuai dengan kebutuhan.Cara mengubah arus dan tegangan pada power supply jenis ini adalah dengan menggunakan Knob Mekanik.
2. Jenis Power Supply Berdasarkan Bentuknya
Alat-alat elektronik yang biasa menggunakan power supply diantaranya adalah Televisi, komputer, komputer desktop maupun DVD player.Pada perangkat-perangkat ini, power supply tidak dapat terlihat secara langsung. Power supply ini disebut sebagai power supply internal.
Namun ada juga power supply yang berdiri diluar perangkat elektronik atau yang disebut dengan power supply yang berdiri sendiri (stand alone).Contoh power supply stand alone adalah charger handphone dan adaptor laptop.
3. Jenis Power Supply Berdasarkan Konferensinya
Berdasarkan konverensinya power supply dibedakan menjadi 2 jenis yaitu power supply linier dan juga power supply switching.
Power Supply Linier adalah power supply yang mengkonversi tegangan listrik secara langsung.
Sedangkan power supply switching harus mengkonversi tegangan input ke AC ataupun DC terlebih dahulu.
Dilapangan, jenis – jenis power supply juga dapat dibedakan menjadi 6 diantaranya sebagai berikut :
*DC Power Supply
*AC Power Supply
*Switch-Mode Power Supply
*Programable Power Supply
*Uninterruptible Power Supply
*High Voltage Power Supply

b. Mengenal Komponen-Komponen Didalam Power Supply

Fungsi power supply pada umumnya adalah untuk mengubah arus AC menjadi arus DC dan menyalurkannya ke dalam berbagai macam peralatan elektronik lain.Beberapa komponen yang umum terdapat dalam power supply diantaranya adalah :

1. Transformator

Alat ini merupakan salah satu komponen dalam power supply yang fungsinya untuk memindahkan tenaga listrik antar dua rangakaian melalui induksi elektromagnetik.

2. Dioda

Fungsi Dioda adalah untuk menghantarkan arus tegangan maju dan menghambat arus pada tegangan balik.

3.Kapasitor

Kapasitor berfungsi untuk penyempurna dan penyearah dari tegangan AC ke tegangan DC.

4. Resistor

Resistor membantu power supply untuk menurunkan tegangan,  membagi tegangan,  dan juga membatasi arus listrik yang masuk.

5. IC Regulator

IC regulator berfungsi untuk menjaga kestabilan tegangan pada rangkaian elektronik agar tetap stabil.

6. LED

LED merupakan bahan semi konduktor yang juga terdapat dalam power supply.

7. Sekering

Sekering adalah komponen yang berfungsi mengamankan komponen utama power supply, jadi sekering sebenarnya hanya sebagai jaga-jaga apabila ada arus besar yang masuk ke power supply.


8.Saklar

Saklar merupakan komponen tambahan pada power supply yang artinya kalau komponen ini tidak ada, sebenarnya power supply masih berjalan baik. Namun komponen tambahan ini digunakan agar power supply lebih mudah dalam pengoperasian.


Itulah tadi beberapa ulasan mengenai pengertian power supply, jenis, serta komponen-komponen didalamnya.



 

 

Komentar